Friday, July 22, 2016

Penting Imunisasi Pada Anak

Penting Imunisasi Pada Anak

Perlu diketahui imunisasi itu sangat amat penting pada anak, karena imunisasi akan menumbuhkan kekebalan pada tubuh anak terhadap penyakit yang menyebabkan cacat hingga kematian.




Dikatakan "penting" itu bukan berarti menurunkan makna "wajib" yang dikeluarkan pemerintah. Menjadi penting ini karena dampaknya menguntungkan bagi perlindungan pada tubuh anak terhadap proses pertumbuhan dan perkembangannya.


Dengan kata penting ini juga, boleh diabaikan, dalam arti tidak diberikan imunisasi, asalkan jangan disesali jika kelak terjadi penyakit yang tidak diharapkan.


Imunisasi bagi anak yang terbaik adalah pemberian ASI selama 2 tahun sejak kelahirannya. Dan imunisasi penangkal berbagai penyakit berbahaya juga tidak kalah pentingnya untuk diberikan pada anak.


Beberapa imunisasi yang gratis diberikan pemerintah yang penting diberikan pada anak:

  1. Imunisasi Hepatitis B

    Waktu tahapan pemberian :
    1. Saat usia anak 12 jam setelah kelahiran
    2. Saat usia anak 1 bulan
    3. Saat usia anak 3 - 6 bulan


    Manfaat:
    Mencegah kerusakan hati.


  2. BCG (Bacille Calmette-Guérin)

    Waktu pemberian :
    • Pada saat lahir


    Manfaat:
    Mencegah TBC yang disebabkan oleh bakteri mycobacterium.

    Peringatan:
    "Jika anak sudah masuk usia 3 bulan harus dilakukan tes tuberkulin."


  3. POLIO

    Waktu tahapan pemberian:
    1. Saat usia anak antara 2 bulan, 4 bulan dan 6 bulan.
    2. Saat usia anak 18 bulan
    3. Saat usia anak 5 tahun


    Manfaat:
    Melindungi anak dari virus polio penyebab kelumpuhan.


  4. DPT (Diphtheria, Tetanus, Pertussis)

    Waktu tahapan pemberian:
    1. Setelah usia anak melewati 6 minggu
    2. Saat usia anak 4 bulan dan 6 bulan.
    3. Saat usia anak 18 bulan dan 5 tahun
    4. Saat usia anak 12 tahun.


    Manfaat:
    Mencegah tiga jenis penyakit, yaitu difteri, tetanus dan pertusis.

    Difteri adalah infeksi saluran pernapasan yang disebabkan bakteri.

    Tetanus adalah infeksi bakteri pada bagian tubuh yang terluka.

    Pertusis adalah batuk rejan, biasanya berlangsung dalam waktu yang lama .



  5. CAMPAK

    Waktu tahapan pemberian:

    1. Saat usia anak 9 bulan.
    2. Saat usia anak 6 tahun.


    Manfaat:
    Mencegah anak dari penyakit campak yang disebabkan virus.

    Catatan:
    Jika telat memberikan vaksinasi campak saat usia anak 9 bulan, anak dapat diberikan vaksin kombinasi dengan gondongan dan campak Jerman (MMR atau Measles, Mumps, Rubella) pada usia anak 15 bulan.


Itulah vaksinasi yang penting bagi kesehatan anak.

Sedangkan ada beberapa imunisasi tambahan yang tidak wajib namun dianjurkan. Imunisasi ini antara lain Hib, PCV, Influenza, MMR, Tifoid, Hepatitis A, dan Varisela.

Setelah anak menginjak usia 2 tahun, perlu dievaluasi kembali pemberian beberapa vaksin berikut:

  1. Influenza

    Waktu pemberian:
    1. Saat rentang usia 6 bulan hingga 18
    2. Kemudian diberikan berulang setiap 1 tahun sekali. Bila imunisasi pertama dilakukan ketika usia anak berusia kurang daru 9 tahun, maka diberikan 2 kali dengan interval minimal 4 minggu.


  2. Tifoid

    Waktu pemberian:

    1. Saat rentang usia24 bulan hingga 18 tahun.
    2. Setelah itu, diberikan imunisasi ulang setiap 3 tahun.


  3. Hepatitis A

    Waktu pemberian:
    1. Saat rentang usia anak 24 bulan hingga 18 tahun. Vaksin ini diberikan sebanyak 2 kali, dengan interval 6-12 bulan.


  4. Varisela

    Waktu pemberian:
    1. Setelah usia 12 bulan
    2. Yang terbaik pada umur sebelum Anak masuk ke Sekolah Dasar.


    Catatan:

    Vaksinasi ini diberikan 1 kali saja. Namun, apabila diberikan pada umur lebih dari 12 tahun, perlu 2 dosis dengan interval minimal 4 minggu.


  5. PCV

    Waktu pemberian :
    • Setelah usia anak lebih dari 2 tahun yang belum pernah mendapat vaksin ini. Pemberian vaksin ini cukup diberikan sebanyak 1 kali.


Demikian pemberian imunisasi yang penting diberikan pada anak. Untuk berikutnya adalah rentang usia di mana orangtua perlu memeriksa kembali pemberian imunisasi yang dianjurkan untuk anak. Usia sekolah dan remaja (hingga 18 tahun) merupakan masa anak akan terpapar lingkungan yang lebih luas.


Untuk Imunisasi pada usia tersebut tidak dibahas disini, karena ini khusus tip trik hidup sehat dunia anak balita.

Semoga bermanfaaat

Tuesday, July 19, 2016

Tip Mengatasi Kecanduan Anak Pada Game Online

Tip Mengatasi Kecanduan Anak Pada Game Online

Membaca berita ada seorang remaja usia 15 tahun bunuh diri hanya gara - gara dilarang main game online oleh orang tuanya, mengundang penulis ingin berbagi cara mengarahkan anak yang kecanduan game online.




Sungguh memprihatinkan, tentunya hal seperti ini tidak ingin menimpa pada anak - anak kita. Kita menjadi lebih waspada dalam mengawasi pertumbuhan dan perkembangan. Namun tak urung, karena kesibukan kita membuat waktu kita tersita habis, tak sempat lagi meluangkan waktu lebih banyak dengan anak - anak kita.


Banyak orang tua karena kesibukannya, rela membayar rasa kasih sayangnya memberikan beraneka mainan anak tanpa mengetahui lebih dulu dampaknya pada anak. Ada juga memang tidak begitu, tapi karena kesibukannya guna mencukupi kebutuhan hidup membuatnya seolah mengabaikan apa saja yang dilakukan anak selama orang tua tidak ada. Dan beraneka macam latarbelakangnya.


Era sekarang memang tidak bisa dipungkiri menuntut semua orang tua berjuang keras menafkahi hidupnya dan keluarga. Ditambah ruang terbuka bermain anak semakin kurang dan jarang ditemukan, sebagai arena melatih reflek otot sensorik dan motorik anak juga melatih kecerdasan anak. Tak jarang kondisi sarana yang tidak ada maka si anak memanfaat sarana yang ada di lingkungannya, rasa ingin tahunya dan ketidaktahuan bahaya tidaknya tempat mereka bermain membuatnya bebas bergerak meluapkan kegembiraannya.


Setiap masa selalu ada permainan yang paling digandrungi oleh anak. Dulu mungkin kita mengenal gatrik, kelereng, sepeda dan sebagainya. Itulah sarana anak - anak mengembangkan kemampuannya. Dan sekarang di era digital kita sebagai orang tua berhadapan dengan sarana permainan yang namanya game online.


Game online ini sebetulnya tidak berbahaya, banyak programmer lahir beranjak dari kegandrungannya pada game, namun jika dalam sehari si anak menghabiskan waktunya hanya dengan bermain game online, dapat dipastikan ada sisi lain yang tidak berkembang pada diri anak, kemampuannya berkomunikasi dan kelincahannya.


Kelincahan ini masalah sinkronisasi kemampuan otak dengan gerak otot, baik sensorik maupun motorik. Anak menjadi lamban dan jika pada tingkatan yang lebih parah si anak akan mengalami obesitas.


Para orang tua sebetulnya tidak perlu khawatir dengan musim kegemaran anak saat ini pada game online, apalagi sekarang hadir game pokemon go yang in dibicarakan dimana - mana.



Tip buat anak yang sudah parah keranjingan bermain game online, hanya ada satu - satunya cara adalah dengan membawa ke dokter psikiater anak.


Tips buat anak yang mulai menggandrungi game online dengan tingkatan kategori belum begitu parah, tapi mulai terlihat perubahan pada kebiasaannya sehari - hari.


Maka cara yang dilakukan :



  1. Jangan singkirkan permainannya.

    Biarkan permainan ada ditempatnya, karena jika kita singkirkan ini akan mengundang pertanyaan dalam diri anak, dah membuat anak kebingunan dengan apa yang dilakukannya itu dibolehkan atau tidak. Jadi menjadi tidak bagi perkembangan kejiwaan anak.




  2. panggillah si anak jika kita melihat sudah cukup lama si anak bermain game.

    Waktu 2 jam adalah waktu maksimal bermain game. Bahkan sebetulnya jika melihat karakter perkembangan anak, apa pun permainannya anak akan bosan bermain jika sudah sampai lebih dari 1,5 jam. Sehingga jika dalam pengawasan kita mereka masih asyik bermain game lebih dari 2 jam, segera alihkan dengan memanggilnya.


  3. Pikirkan segera, apa perintah pekerjaan buat si anak saat mengalihkan perhatian pada game. Jangan biarkan pikirannya masih ke permainan gamenya. Setelah satu pekerjaan selesai, berikan pekerjaan lainnya, seperti membereskan kamarnya.

    Berikan hukuman jika si anak melanggar perintah yang kita berikan, tentunya hukuman yang sesuai dengan tingkatan usianya. Ini baik untuk mengajarkan anak tentang imbalan hidup.

    Berikan sedikit hadiah juga jika mereka mengerjakan pekerjaan dengan baik. Seindah - indahnya hadiah terbaik pada anak adalah pujian.


  4. Jika kita tidak ada waktu luang, berikan catatan pekerjaan yang harus dikerjakan anak sepulangnya sekolah.

    Jangan serahkan pada pembantu untuk mengawasinya, pembantu cukup diberi bekal, jika anak mengerjakan tugasnya dengan meminta bantuan pembantu, pembantu harus melaporkan pada kita, tidak via telephone tapi saat kita pulang.

    Pemberian tugas dengan tanpa meminta orang lain atau pembantu yang mengawasinya. Ini untuk melatih rasa percaya dirinya. Sedangkan tugas itu sendiri untuk melatih tanggungjawabnya.

    Berikan sanksi jika si anak tidsk menyelesaikan tugasnya dan reward jika selesai menyelesaikan tugasnya.


  5. Berusaha ditengah kesempitan waktu ikut bermain game dengan anak.

    Ini penting karena cara ini lebih efektif mengarahkan anak tentang dampak baik buruknya bermain game.



Semoga bermanfaat.

Thursday, June 30, 2016

Cara Mengajari Anak Shaum

Cara Mengajari Anak Shaum

Orang tua pasti senang buah hatinya sudah bisa menjalankan shaum, meski cuma setengah hari. Tak sedikit pula orang tua khawatir akan jadi sakit karena berusaha ikut - ikutan sahur.




Dua hal itu pernah dialami oleh para orang tua muda. Mereka berharap anaknya bisa terbiasa dengan shaum, kelak besar jadi anak yang shaleh shalehah. Namun disisi lain, ada ketakutan jika hal itu akan menyebabkan si anak sakit bahkan malah merusak nafsu makannya karena perubahan pola makan.


Pada kesempatan kali ini penulis akan berbagi cara yang baik mengajari anak shaum. Perlakuan ini hanya husus anak dibawah lima tahun, sebab berbeda perlakuannya pada anak yang sudah masuk sekolah kelas satu SD.



Cara ajari anak shaum



  1. Tidak menyuruhnya shaum.


  2. Biarkan anak meniru orang tuanya shaum.


  3. Biarkan anak shaum sekuatnya bertahan.


  4. Jangan sembunyikan makanan karena bulan shaum.

    Sebaliknya siapkan makanan untuk anak sesuai pola makannya. Sehingga ketika anak sudah tidak tahan bisa langsung makan.


  5. Biarkan anak shaum sampai maghrib, jika itu kehendak si anak.

    Jika si anak tahan hingga beduk maghrib, berikan teh manis hangat dan makanan manis. Jangan berikan minuman yang menggunakan es. Setelah 20 menit beri makan atau setelah shalat maghrib ajak makan bersama.

    Pada fase ini jika anak ingin es krim atau es buah, bisa diberikan.


Demikian sedikit tips sederhana mengajari anak shaum.


Semoga ada manfaatnya.

Tuesday, June 28, 2016

Cara Melatih Kecerdasan Anak Khusus Anak di Bawah Lima Tahun

Cara Melatih Kecerdasan Anak Khusus Anak di Bawah Lima Tahun


Kecerdasan anak khususnya anak yang masih di bawah lima tahun atau balita adalah masa dimana otak mereka masih tajam merespon yang ia lihat, dengar dan rasakan lingkungan sekitarnya.




Karenanya otak anak harus dilatih, agar bisa memaksimalkan kerja otak terhadap rangsangan, menyimpan memori, kemampuan menggerakkan fisik ( memegang, memanjat, turun dan loncat) dan lain sebagainnya. Ini dapat diimbangi dengan asupan gizi yang cukup.


Gizi yang dibutuhkan anak tidaklah selalu mahal, semua tersedia dilingkungan kita, tidak melulu yang ada di pasar modern, di pasar tradisional juga tersedia, makanan 4 sehat lima sempurna. Tentang jenis makanan banyak link yang mengupas ini, atau bisa ditanya ke pos yandu, puskesmas, berapa protein, lemak, karbo , mineral dan vitamin yang dibutuhkan anak.


Makanan itu penunjang untuk pertumbuhan anak, sedangkan kognitif, apektif dan phsycomotor ini harus dilatih untuk membentuk karakter anak dan mengoptimalkan kecerdasan anak. Tanpa dilatih apalagi asupan gizinya kurang ini akan membuat anak saat memasuki usia sekolah sulit untuk menangkap pelajaran.


Sebaliknya gizi cukup pun tanpa dilatih malah akan terjadi ketidakseimbangan pertumbahan dan perkembanganya, bahkan bisa menyebabkan obesitas. Tentu hal ini tidak diharapkan pada perkembangan buah hati kita.


Yang terbaik adalah melatih anak sejak dini, anak tidak selalu dijadikan objek hiburan orang dewasa. Melatih dengan benar membantu perkembangan kognitif, apektif dan phsycomotor anak, bila kita mengharapkan anak tumbuh dan berkembang menjadi anak yang cerdas dan mandiri.


Dan seiring dengan pesatnya pertumbuhan manusia, membuat hampir tidak ada lagi lahan untuk bermain anak, lahan yang sifatnya alami, semua lahan sudah diplester beton dan perumahan. Sedangkan orang tua harus berjuang mencukupi kebutuhan hidupnya dan hampir semua melakukan hal yang sama, kedua orang tuanya bekerja, sehingga cuma punya sedikit waktu untuk membagi waktunya dengan anak.


Kemudian lahirlah pendidikan play group atau paud yang kian menjamur . Paud ini adalah sebagai jawaban atau respon manusia terhadap tantangan yang ada. Paud ini sangat membantu untuk melatih perkembangan anak.


Jadi paud ini penting bagi anak di masa sekarang, orang tua mestinya tidak ragu lagi untuk memasukannya ke paud. Tidak seperti dulu TK hanya kalangan tertentu saja yang masuk ke TK, namun sekarang orang sadar akan pentingnya TK, sekalipun masih banyak yang masuk TK karena keterpaksaan oleh karena persyaratan kemampuan masuk SD itu merupakan hasil pendidikan di TK. Seperti TK begitu pula PAUD, tidak kalah pentingnya bagi anak.


Selain PAUD, pendidikan non formal lainnya yang tidak kalah pentingnya bagi anak adalah pendidikan rohani, bagi umat muslim, diajarkan mengaji. Jadi buatlah anak punya kesibukan dan jangan sampai kesibukan itu membuat anak tidak nyaman atau stress, maka buatlah kesibukan itu seperti bermain.


Pada kesempatan kali ini akan berbagi beberapa cara membangun kecerdasan pada anak:


  1. Bermain bebas dalam pengawasan.
  2. Bermain dengan peralatan dalam pengawasan
  3. Bermain dengan permainan menyusun dan membongkar
  4. Bermain menghapal dengan bernyanyi.
  5. Bermain melatih ketangkasan.
  6. Menggambar


Keenam poin ini kita bahas satu persatu.




  1. Bermain bebas dalam pengawasan

    Bermain dalam pengawasan, ini adalah dimana anak bebas bermain melakukan apa saja, selama 10 menit...


  2. Bermain dengan peralatan dalam pengawasan

    Permainan yang lebih spesifik, mengenalkan peralatan dalam bentuk mainan yang terbuat dari bagah yang tidak membahayakan dirinya. Disini lebih melatih fungsi alat, kecepatan reaksi dan kemampuan otak besarnya.


  3. Bermain dengan permainan menyusun dan membongkar

    Ini untuk melatih nalar dan imajinasi.


  4. Bermain menghapal dengan bernyanyi

    Dulu ada dalam madrasah namanya imla, yaitu tampil ke depan untuk melatih hapalan. Melatih kemampuan daya ingat di otak kecil dan sekaligus membangun keberanian dan kelancaran bicara.


  5. Bermain melatih ketangkasan.

    Ini untuk melatih gerak refleknya terhadap lingkungan.


  6. Menggambar

    Ini untuk membangun kekuatan exacta, dalam excata bukan hanya melatih kemampuan berhitung, lebih dari itu yang paling utama adalah kekuatan imajinasinya. Coba lihat sering kita lihat contoh soal matematika tidak kongruen ukuran pada gambar dengan masing - masing keterangan soal gambar tersebut, itu karena si pembuat soal minim imajinasi.

    Dalam exacta dibutuhkan bentuk gambar yang kongruen dengan uraian soal. Karena seseorang yang memiliki kekuatan imajinasi tinggi, ia sudah dapat memperkirakan jawaban dari soal gambar tersebut sebelum menuangkannya kedalam rumusan baku.

    Jadi dari keenam itu, maka poin terakhir ini yang paling penting dibangun pada anak sejak dini.


Semoga bermanfaat.

Saturday, June 25, 2016

Tips Anak Mau Minum Obat

Tips Anak Mau Minum Obat


Tip agar anak mau minum obat, sebetulnya sudah dilakukan oleh para ahli medis, salah satunya obat cair rasa sirop.




Macam - macam rasa sirop ditambahkan tujuan utamanya pastilah agar obat yang dibutuhkan anak dapat diminum oleh anak. Namun dalam perkembangannya, terutama pada anak yang sering sakit, lambat laun mulai bosan minum obat sirop.


Tentunya ini yang dikhawatirkan oleh para orang tua, buah hatinya yang begitu disayanginya takut tidak lekas sembuh karena mulai enggan atau susah untuk minum obat.


Minum obat sirup saja susah apalagi yang berbentuk puyer. Dan memang tidak semua obat untuk anak berbentuk sirop, maka obat berbentuk tablet harus digerus agar mudah dilarutkan kedalam air sebelum diminumkan ke anak. Obat seperti ini yang dikenal dengan sebutan obat puyer.


Sebetulnya jika orang tuanya diajarkan atau minimal pernah belajar sama orang tuanya, kebanyakan dari mereka tidak akan menemui kesulitan menghadapi masalah seperti ini. Karena orang tua dulu punya banyak cara jitu dalam penanganan masalah seperti ini.


Pada kali ini kita akan berbagi beberapa tips yang pernah dilakukan oleh orang tua kita dulu, sebagai berikut;

  1. Sedikit dipaksa.

    Ini memang seperti kurang manusiawi. Namun cara ini cukup ampuh. Kadang kita dihadapkan dalam situasi seperti dilema, anak nggak mau minum obat, dipaksa juga jadi nggak tega karena begitu sayangnya kita pada anak. Belum lagi sekarang banyak pengaruh diluar yang membentuk cara kita dalam mengajari anak, cara yang berbeda antara pola lama dengan pola baru.

    Pola baru mengajak kita untuk lebih mengutamakan komunikasi yang benar, si anak tidak lagi ditakut - takuti atau dipaksa secara fisik. Ini memang ada benarnya. Namun cara ini juga menjadi kendala jika anak tetap saja tidak mau meski dengan segala macam bujukan.



    Jadi dalam kasus ini, terpaksa dilakukan secara paksa, karena ada saat dimana anak juga harus diajarkan sejak dini, situasi orang tua kenapa orang tua memaksakan obat harus diminum.

    Setelah berhasil dengan cara dipaksa, baru diberitahu pada anak alasan kenapa mereka dipaksa untuk minum obat. Alasan ini harus jujur dan benar agar anak memahami maksud orang tua.

    Sehingga pada pemberian obat tahap berikutnya, masih tidak mau, baru disini diberi pilihan, diminum atau dengan cara dipaksa. Anak pasti akan memilih meminumnya. Jangan lupa siapkan penawar pahitnya sebelum obat akan diminum oleh anak karena ini penting untuk tidak membuat anak jera minum obat. Penawar ini bisa teh manis hangat atau pisang, jangan susu.

    Dengan cara seperti ini orang tua jangan khawatir takut dikata orang, orang tua yang jahat atau melanggar hak privacy anak atau dianggap melanggar KPAI.


  2. Mencampurkan obat puyer dengan obat sirop, jika dokter memberikan dua jenis obat.

    Memang masih ada rasa pahit yang bikin anak kurang suka. Ini bisa diakali jika anak kurang menyukainya, tambahkan madu pada obat. Ini cukup ampuh. Dan siapkan penawarnya, teh manis hangat atau pisang, jangan susu.


  3. Pencerahan dini.

    Ini yang lebih sederhana adalah menjelaskan kepada anak bahwa setiap yang sakit itu harus diberi obat biar cepat sembuh dan semua obat itu rasanya pahit. Jadi kalau mau sembuh harus diminum obatnya. Jelaskan juga kenapa harus minum teh manis setelah minum obat.

    Dan apa yang dilakukan anak juga berlaku pada orang tua setiap minun obat, karena orang tua juga sama, tidak suka obat karena rasanya pahit, dan tidak ada pilihan lain buat sembuh selain minum obat.

    Jadi orang tua dan anak sama, setelah diminum obatnya selalu minum teh manis biar rasa pahitnya cepat hilang. Sehingga si anak merasa minum teh manis itu hanya berlaku pada dirinya. Dan anak - anak adalah selalu meniru orang tuannya.


  4. Siapkan madu asli jika berhadapan anak rewel karena rasa pahit.

    Demikian tips singkat mengatasi anak yang sulit minum obat. Ke empat tips itu ampuh membuat anak gampang minum obat.


Semoga bermanfaat bagi saya dan keluarga..
juga bagi pembaca yang budiman..

Wednesday, April 20, 2016

MINUM SUSU

MINUM SUSU

SUSU minuman itu sehat dan penting untuk pertumbuhan dan kecerdasan otak. Susu secara umum dibutuhkan semua mahluk kecuali tumbuh-tumbuhan, unggas, kebanyakan hewan yang hidup diair .




Pertama kali mahluk yang menyusui dilahirkan, ia akan mencari susu ibunya.


Hanya dengan minum susu saja bisa tumbuh dan berkembang selama dalam menyusui. Kemudian berangsur - angsur mahluk mungil itu tumbuh, ia pun mulai disapi oleh induknya. Selanjutnya mahluk tersebut kemudian tidak lagi minum susu kecuali pada Manusia, setelah disapih oleh Ibunya ia dapat terus minum susu sebagai pelengkap namun bukan susu ibunya, tapi susu sapi atau kambing.


Manusia sebagai mahluk mulia ciptaanNYA, ada sebagian yang benar - benar tidak lagi minum susu, ada juga sebagiannya lagi masih mengkonsumsi susu. Seberapa pentingkah susu bagi tubuh kita?


Kandungan asam laktat dan calsium pada susu sangatlah bermanfaat bagi tubuh kita, terutama kebutuhan protein dan pertumbuhan tulang sebagai penyangga tubuh. Susu tidak hanya penting bagi anak yang masih dalam masa pertumbuhan juga bagi orang dewasa, dibawah ini beberapa keuntungan minum susu.


  1. Menguatkan kerangka otak dan jaringan otot pada otak. Sehingga dengan minum susu dapat menguatkan daya ingat dan meningkatkan respon yang baik terhadap gerakan motorik dan sensorik otot pada organ tubuh.


  2. Membantu proses metabolism asupan makanan di usus.


  3. Dapat mengembalikan jaringan kulit yang rusak akibat pembelahan sel tubuh yang tidak sempurna, sehingga orang yang mengkonsumsi susu kulitnya akan terlihat lebih halus.



  4. Dapat menetralisir asam lambung berlebih.

    Disini ada kebiasaan orang yang pada umumnya terbalik, terutama pada waktu sarapan pagi, sarapan dulu baru minum susu. Yang benar itu minum susu dulu 1/2 jam sebelum makan.  Dengan begitu akan menjaga gairah makan ketika makan. Dengan pola seperti ini akan menghilangkan sembelit.


  5. Susu bukan cuma baik bagi wanita hamil. Ini juga ada kebiasaan yang salah, minum susu saat hamil, tidak hamil tidak lagi minum susu.


  6. Dapat meningkatkan konsentrasi dalam belajar, karena dapat mengurangi gejala sinusitis dan hidung meler akibat tubuh tidak fit.


Itulah manfaat susu pada tubuh manusia. Dengan begitu dalam istilah 4 sehat 5 sempurna, dimana 5 sempurna itu minum susu, maka bisa dikatakan Minum susu tidak lagi disebut 5 sempurna, jika susu sangat penting bagi tubuh manusia, naka susu bukan lagi sebagai pelengkap atau penyempurna, lebih tepat disebut 5 sehat menyehatkan. Karena khasiatnya cukup besar bagi kesehatan tubuh, jadi susu itu adalah minuman sehat yang menyehatkan.


Namun harus ada hal yang harus dicegah, yaitu untuk tidak minum susu dikala sakit, terutama pada saat sakit demam. Karena kadar calcium dalam susu dapat memicu meningkatnya suhu tubuh. Dan asam laktat akan menetralisir fungsi obat sehingga fungsinya untuk mengobati sakit atau gejal sakit akan berkurang.


Demikian catatan kecil tentang susu dan minum susu.


Semoga bermanfaat.