Wednesday, October 23, 2019

Buah Mangga Bisa Menyebabkan Batuk

Buah Mangga Bisa Menyebabkan Batuk




Betulkah makan buah mangga bisa memicu batuk?


Ya, jika dimakan, sebelum makan, saat tubuh dalam kondisi dehidrasi, yaitu kekurangan cairan di dalam tubuh. Dalam kondisi tubuh yang normal mangga justru baik untuk kesehatan tubuh, mangga berkhasiat dapat mencegah batuk karena dehidrasi.







Mangga dapat memicu hipersensitivitas, yang menyebakan batuk karena alergi, itu berdasarkan riset Dr Ashok Shah, profesor kedokteran pernapasan di Institut Dada Patel Vallabhbhai, Menurutnya mangga dapat memicu langka yang ia sebut hipersensitivitas mangga.


Alergi mangga dapat diuji menggunakan uji tusukan dengan ekstrak mangga serta uji makanan oral. Salah satu pasiennya disuruh makan sepotong mangga di bawah pengawasan di ruang gawat darurat. Dia mulai batuk parah dan mengalami iritasi di tenggorokan dalam waktu 15 menit setelah makan buah. Berikut paparan dari Dr Ashok Shah:


Reaksi hipersensitivitas langsung yang disebabkan oleh mangga dapat menyebabkan kejadian yang mengancam jiwa. Sangat penting untuk mengenali manifestasi tersebut lebih awal untuk menghindari morbiditas dan mortalitas pada pasien yang rentan


Gejala yang disebabkan hipersensitivitas mangga termasuk sesak nafas, batuk, anafilaksis, angioedema, eritema dan urtikaria. Mangga kalengan juga dapat menyebabkan reaksi alergi karena alergenisitas tetap ada bahkan setelah degradasi enzimatik dan kerusakan jaringan mekanik.


Gejala-gejala lain yang timbul adalah anafilaksis (reaksi alergi parah yang parah yang disebabkan fatal terhadap bahan kimia yang menjadi alergen), angioedema (pembengkakan di bawah permukaan kulit, di sekitar bibir dan mata), eritema (kemerahan pada kulit) dan urtikaria (ruam kulit)




Mangga (Mangifera indica), adalah buah favorit orang Indonesia, ada banyak jenis mangga bisa ditemukan. Mangga yang rasanya sangat manis sekali, sangat menggoda untuk dinikmati. Jika kita tahu cara mengkonsumsinya dengan baik, mangga dapat mengurangi batuk dan dehidrasi.







Demikian informasi khasiat buah mangga dan efek lanjutan jika mengenal lebih dekat dengan buah mangga.


Semoga ada manfaatnya.

Tuesday, October 22, 2019

Tips Meningkatkan Prestasi Siswa

Tips Meningkatkan Prestasi Siswa




Meningkatkan prestasi siswa secara umum artinya membuat prestasi siswa masuk ranking atas di kelas dan sekolahnya, secara khusus artinya tidak masuk ranking atas namun siswa tidak banyak kesulitan mengikuti pembelajaran di sekolahnya. Untuk meningkatkan prestasi anak ada dua hal berkaitan, peran guru dalam teknis mengajar dan peran orang tua.








Untuk peran guru dalam teknis mengajar dibutuhkan keseragaman teknis mengajar secara menyeluruh, ini tentu dibutuhkan kebijakan, karena terlalu beragam latar belakang besik pendidikan dan kebiasaannya, selain itu juga tergantung terjalin tidaknya kepedulian emosional guru pada anak didiknya. Jadi tentang peran guru tidak akan dibahas di sini. Dan yang akan dibahas siswa dan peran orang tua.


Indeks prestasi siswa ada beberapa faktor yang menentukan tinggi rendahnya hasil studi mereka.


  1. Keharmonisan kedua orang tua.

    Keharmonisan kedua orang tua menjadi faktor utama meningkatkan kreativitas siswa dalam belajar


  2. Peran kasih sayang Ibu

    Ada dua sisi di sini, sisi pertama yang memperburuk kognitif siswa, yaitu Ibu memposisikan sebagai guru, dengan memberikan perhatian berlebihan dalam ilmu pengetahuan, yaitu seorang ibu selalu memposisikan lebih pintar dari anaknya. Walaupun ini bagian dari bentuk kasih sayang Ibu, tapi justru akan menjadi bumerang bagi Ibu itu sendiri.

    Sisi kedua, yang membangun perkembangan kecerdasan. Ibu yang tidak pernah terlibat dalam pelajaran anak dan Ibu yang memberikan perhatiannya sebagai pendengar yang baik, yaitu Ibu yang selalu menempatkan anak lebih pintar pengetahuannya dari Ibunya cenderung membuat anak lebih mampu mengembangkan kreativitasnya dalam belajar.


  3. Orang tua yang menerima berapapun prestasi anak. Saat Anak merasa rendah hati ketika nilai pelajarannya turun, orang tua mampu membangkitkan semangatnya.


  4. membiasakan menyediakan air putih saat anak belajar, memberitahukan kepada anak pentingnya minum saat belajar agar terbangun kebiasaan minum saat belajar.


Dari tinjauan diatas peran lingkungan di rumah menjadi faktor utama indeks prestasi siswa. Terkadang yang tidak disadari orang tua, ketika ia berharap lebih terhadap prestasi anak, orang tua memposisikan diri berlebihan dalam hal keilmuan, cenderung sulit bagi anak mengembangkan cara meningkatkan kemampuannya.






Demikian tips dalam meningkatkan index prestasi anak. Index prestasi selalu ekivalen dengan prilaku anak. Artinya bentuk contoh prilaku yang baik kedua orang tua akan membentuk prilaku yang baik pula pada anak.


Semoga ada manfaatnya.

Sunday, September 8, 2019

Menjaga Stamina Saat Belajar

Menjaga Stamina Saat Belajar


Saat ini sistem pembelajaran di Sekolah yang padat khususnya siswa SLTP dan SLTA, memaksa anak untuk bisa mengikuti irama agenda kegiatan belajar mengajar di Sekolah. Tidak sedikit sekolah membuat jadwal sampai sore, sehingga siswa mempunyai waktu sedikit untuk mengembalikan stamina untuk mengulang pelajaran di rumah dan menyiapkan diri menghadapi pelajaran esok hari di Sekolah .




Entah apa yang ingin dicapai, jika hanya ingin mencetak sumber daya sebagai pekerja mungkin itu bisa tercapai. Namun ini tidak memberikan jumlah yang lebih seimbang untuk mencetak sumber daya yang menjadi kreator, ilmuwan. Sebab di dunia kerja, pekerja bisa bekerja keras sampai sore hingga senja hari, malamnya tidur, bangun lagi menjalankan rutinitas. Berbeda dengan seorang kreator, ilmuwan, mereka harus menyiapkan apa yang dibutuhkan untuk untuk esok harinya. Begitu terus menerus.


Hal - hal ini yang tidak pernah menjadi tinjauan, mau disiapkan seperti apa SDM yang ada. Yang dibuat hanya spesialiasi, bahkan spesialisasi berdasarkan bidang pun, jika mengacu pada kurikulum yang dibuat , orientasinya jadi mengambang, dalam arti apa yang diletakkan atau dilakukan, malah penyeragaman materi dengan sekolah - sekolah umum, itu semakin jelas dalam unbk dan sbmptn, semua siswa diperlakukan sama, seolah mereka sudah seragam dalam mendapatkan materi pembelajaran.


Itu sebagai komplementer sebelum ke pembahasan inti, yaitu menjaga stamina siswa belajar. Menjaga stamina belajar terutama saat pagi atau siang masuk sekolah hingga lonceng bubar sekolah berbunyi harus dijaga. Menjaga stamina ini bukan masalah fisik yang kuat, tapi kekuatan yang menjaga keseimbangan kerja fisika dalam jaringan tubuh terutama tiga panca indera, yaitu mata, mulut, hidung dan telinga.


Keempat panca indera ini, menjadi fungsi utama untuk menangkap apa yang dilihat, didengarkan dan dibicarakan, kemudian masuk kedalam sel otak yang diolah oleh hati. Dan yang kita tahu, belajar sering berhadapan dengan serangan kantuk. Jika sudah muncul rasa kantuk, fungsi telinga pun berkurang. Akibat serangan kantuk menjadi sedikit bahkan bisa dikatakan tidak ada yang bisa ditransfer ilmu ke otak dan diolah hati.


Dengan situasi seperti itu, maka penting untuk menjaga stamina yang bisa membuat mata terlihat selalu berbinar dan telinga tetap tajam menangkap apa yang didengar. Hal penting untuk menjaga stamina itu sebagai berikut;


  1. Sarapan pagi


  2. Tidak sarapan pagi dengan makanan gorengan.

    Bukan berarti makanan gorengan dan nasi goreng itu tidak menyehatkan bagi tubuh. Ini persoalan kebutuhan oksigen di otak dibutukan sangat tinggi terutama saat pagi hari mengikuti pelajaran pertamanya. Kandungan gorengan ini mengandung asam lemak jenuh dan tidak jenuh, keduanya menyerap oksigen. Sedangkan otak membutuhkan oksigen saat belajar. Menguap di jam pelajaran adalah satu faktor kurang oksigen di otak.

    Catatan: minyak atau gorengan makanan itu bukan berarti tidak menyehatkan bagi tubuh Anda, ia menyehatkan, cuma tidak tepat dikonsumsi pagi hari saat akan belajar.


  3. Selalu membawa air minum air putih, bukan minum minuman yang berasa manis. Dalam belajar di rumah pun harus ada air minum di meja belajar.


  4. berikan tubuh waktu istirahat yang cukup.

    Jangan paksakan belajar jika sudah lelah dan mengantuk. Istirahat saja. Mulai belajar mendisiplinkan diri dengan waktu, agar Anda tidak diserang rasa kantuk di tengah Anda sedang memukai belajar dan atau saat Anda mau belajar menghadapi ulangan esok hari atau menyelesaikan tugas yang harus dikumpulkan esok hari.


  5. Buat selingan di tengah belajar

    Jika belum terbiasa belajar di rumah dengan waktu yang cukup lama, Anda dapat mengatur lamanya belajar dengan menambahkan selingan diantara waktu Anda belajar, rentang waktu ditingkatkan setiap hari. Misalkan yang awalnya hanya 15 menit selingan 20 menit, besoknya tambahkan 10 menit menjadi 25 menit istirahat 20 menit dan seterusnya.


  6. Jadikan belajar sebagian bagian dari hidup.

    Seperti makan dan minum, semua mahluk membutuhkan itu, tanpa dinstruksikan semua mahluk akan dengan sendirinya mencari makan dikala lapar dan mencari air minum dikala haus. Begitu dengan belajar, jadikan sebagai satu kebutuhan.


  7. Buat ringkasan sendiri dari apa yang dipelajari hal - hal dianggap penting buat Anda, atau beri warna dari catatan Anda yang dianggap penting.


  8. Bertanya pada kakak kelas Anda yang Anda anggap pintar atau Guru Anda cara mendapatkan nilai terbaik dari pelajarannya.




Jadi itulah gambaran secara umum bagaimana meningkatkan stamina belajar. Dari uraian di atas dapat disimpulkan, bahwa yang dimaksud dengan stamina belajar adalah membangun semangat belajar sehingga belajar adalah sesuatu yang menjadi bagian dari hidup Anda. Dan jika belajar sudah menjadi bagian hidup Anda, Anda akan sulit menghentikannya.


Semoga ada manfaatnya.

Thursday, September 5, 2019

Interes Tiap Anak Berbeda Biarkan Itu Berkembang

Interes Tiap Anak Berbeda Biarkan Itu Berkembang


Dalam satu ruang yang sama, ilmu pembelajaran yang sama, tidak otomatis akan melahirkan satu generasi yang memiliki minat dan kecendrungan yang sama. Itu menunjukkan bahwa, interes tiap anak berbeda karena itu hasil dari pemgembangan intuisi yang tumbuh secara internal.




Satu contoh, misalkan dalam satu kelas diberikan materi Matematika, IPA, B. Indonesia, kesenian, tidak selalu hasilnya semua siswa memiliki kemampuan yang rata - rata sama di keempat pelajaran tersebut. Ada siswa yang menonjol di matematika tapi tidak di pelajaran yang lainnya, ada yang menonjol di kesenian tapi lemah di mata pelajaran lainnya.


Dan bukan berarti anak yang menonjol di kesenian dan lemah di pelajaran yang lain itu tidak pintar atau tidak cerdas. Dan salah besar juga, jika anak yang cerdas di pelajaran matematika, lemah di pelajaran kesenian dianggap anak ini pintar. Yang membedakan mereka seperti itu adalah hasil kecendrungan atau minat yang tumbuh sejak kecil.


Jadi bisa dikatakan, bahwa anak yang jago keseniannya, lemah dipelajaran lain dan seorang anak yang jago matematika, buruk di pelajaran lainnya. Keduanya memliki kecerdasan sama, yang membedakannya pada hasil dari tiap anak dalam mengembangkan potensinya sejak dini.


Kalaulah ini disadari, maka dalam pendidikan nasional pun harus lebih mengedepankan ini, walaupun sebetulnya sudah ada pemisahan berdasarkan minat dan kemampuan intelejensiannya, itu hanya ada di tingkatan sekolah menengah atas, sementara di tingkat berikutnya dan tingkat yang di bawahnya bisa dikatakan tidak mewadahi berdasarkan minat dan kemampuan intelejensianya. Sehingga hanya sebagian kecil saja memberikan dampaknya, setelah mereka berkontribusi nyata di dunia kerja.


Selebihnya mereka memilih, bukan karena betul - betul suka atas pilihannya. Artinya jika mereka tidak memilih jalur IPA, karena tidak suka. Kemudian memilih jalur IPS, itu pun bukan berarti karena suka, tapi tidak ada pilihan lain yang dapat mewwadahi minat sesungguhmya.




Jadi itulah gambaran sesungguhnya tentang proses pencetakkan dari hasil dari DikNas-nya.sampai dengan pada hasil pembinaannya.


Semoga ada manfaatnya.

Friday, August 23, 2019

Tips Mengembangkan Kecerdasan Anak

Tips Mengembangkan Kecerdasan Anak


Setiap anak memilik potensi yang sama dalam perkembangan kecerdasannya. Bukan faktor makanan yang dikonsumsi, karena apa yang dikonsumsi sebagian besarnya tidak berpengaruh menambahkan kecerdasan. Kecerdasan itu adalah hasil mengolah data external didalam otaknya, di setiap perjalanan hidupnya. Dan yang berperan besar dalam pengembangan kecerdasan anak adalah kemudian terjaganya stimulir pada diri anak untuk mengembangkan kemampuannya dan peran orang tua.




Peran orang tua hanyalah memberikan arah, memberi nilai - nilai hidup, mengajarkan mana yang pantas dan mana yang tidak, memperkenalkan hak dan kewajibannya. Dan dalam membina kebiasaan pada anak, orang tua dapat memberikan latihan disiplin dan menghargai waktu.


Untuk kebutuhan transfer ilmu yang diterima sang anak, disini orang tua harus mampu membatasi diri. Dan sering yang terjadi orang tua terlalu masuk lebih dalam terhadap pelajaran anak di Sekolahnya, menanyakan PR, memeriksa PR, membantu mengerjakan tugasnya dan lain - lain.


Apa yang dilakukan orang tua ini sekilas seperti baik, tapi ini justru akan terjadi sebaliknya, perkembangan kreativitas di selaput otaknya akan memudar akibat kesalahan orang tua dalam memperlakukan anak. Ujungnya yang menjadi harapan orang tua tinggal sepenggal harapan, tanpa pernah memberikan harapan nyata. Itu akibat kesalahan orang tua itu sendiri.


Dalam membantu perkembangan kecerdasan anak, peran orang tua, cukup dengan memasukkan ke sekolah terbaik menurut penilaian orang tua. Setelah anak mengikuti kegiatan di Sekolahnya biarkan mereka berkembang. Cukupkan kebutuhannya, tapi tidak untuk membantu berbagai tugas yang diterima anak di Sekolahnya. Setidaknya dalam hal ilmu orang tua harus mampu menempatkan diri seperti orang bodoh, bukan sebaliknya merasa diri hebat dan lebih pintar.


Orang tua yang merasa lebih pintar dari anaknya adalah malapetaka untuk meningkatkan kecerdasan anaknya sendiri. Yang paling parah, orang tua yang sudah merasa lebih pintar, memberi target - target yang tidak mungkin dicapai anaknya. Kemudian muncullah kekhawatiran berlebihan terhadap anaknya dengan pencapaian prestasi yang bakal dihasilkannya nanti.




Jadi bukan asupan nilai gizi yang menjadi faktor utama anak berprestasi, hampir sebagian besar anak yang berprestasi terlahir dari keluarga yang tidak mampu, mereka mungkin sulit untuk mencukupkan gizi, tapi mereka berhasil memberikan harapan yang terbaik untuk masa depannya.


Demikian tips mengembangkan kecerdasan anak, biarkanlah mereka mengelaborasi kemampuannya tanpa harus didikte. Saat jadi orang tua ingatlah Anda waktu kecil, sebelum anak memberlakukan apa pun terhadap anak.


Semoga ada manfaatnya.

Monday, October 15, 2018

Acrylamida Bukan Pemicu Kanker

Acrylamida Bukan Pemicu Kanker

C3H5NO adalah senyawa organik yang disebut jelaga atau acrylamida. Senyawa ini bukan pemicu kanker, namun kemudian berkembang issue sejak tahun 90an yang dapat memicu kanker, issue itu terus berkembang tanpa memiliki dasar ilmiah.




Kanker atau cancer adalah benjolan dalam kumpulan daging yang terjadi pembelahan sel yang tidak terkendali. Bukan hormon pemicunya seperti yang diissuekan, bahwa kelebihan hormon pada jaringan getah bening.


Yang menyebabkan kerja hormon menjadi tidak terkendali oleh mikrorganism, pertumbuhan bakteri gram negatif yang hidup di sabun colek, dapat menyumbangkan terjadinya pembelahan sel yang tidak terkendali.


Sedangkan Acrylamida adalah senyawa kimia organik. Dalam reaksi kimia, tidak ada senyawa kimia organik yang merupakan katalisator reaksi kimia organik, kecuali sebagai inhibitor, seperti mytomicyn. Tubuh manusia sendiri unsur utamanya karbon dan H2O atau kumpulan jaringan zat organik. Dan sebagian besar unsur nitrogen sebagai enzime dan protein.


Proses terjadinya pembelahan sel pada tubuh (dna), proses reducer alamiah yang sampai dengan hari ini sampai kiamat tidak dapat dijelaskan secara ilmiah. Dimana hormon sebagai enzime yang mengurai zat organik yang dikirim melalui proses metabilism dimana bakteri sebagai katalisator. Kemudian tumbuhnya mikro organisme yang merugikan seperti virus, bakteri dan bakteri patogen dalam jumlah koloni yang besar dapat menghambat penguraian dan atau dapat memicu pembelahan sel yang tidak normal.


Acrylamida yang terdapat dalam makanan hasil pembakaran, bukan pemicu kanker, namun demikian acrylamida salah satu media tumbuhnya bakteri gram negatif pada suhu ruangan. Sehingga Acrylamida pada ruang terbuka pada waktu cukup lama, dapat menjadi media bakteri gram positif.




Dan yang sangat disayangkan disini, issue jelaga dapat menyebabkan kanker, diterima begitu saja, tanpa dikaji lagi. Bahkan dibikin menjadi kesimpulan ilmiah.


Demikian tentang unsur kimia acrylamida,yang merupakan jelaga sisa pembakaran, atau gosong. Bukanlah penyebab kanker. Wadah sabun untuk cuci piring, area cuci piring yang tidak bersih dapat menjadi penyumbang kanker.


Semoga ada manfaatnya.

Tuesday, September 25, 2018

Kenali Scotopic Sensitivy Syndrome Pada Anak di Era Milenial

Kenali Scotopic Sensitivy Syndrome Pada Anak di Era Milenial


Scotopic Sensitivy Syndrome adalah satu penyakit visual stress atau distorsi visual, yaitu tidak dapat membaca dengan jelas pada latar belakang putih. Penyakit ini juga sering disebut dengan nama penemunya, yaitu Meares-Irlen Syndrome. Penyakit ini tidak dapat disembuhkan hanya dapat diberi alat bantu dengan kaca mata berlensa biru. Bisa jadi di Indonesia dikenal dengan rabun warna, seharusnya jika seorang anak yang mengalami buta warna, ini harus segera ditangani, kemungkinan ada yang menjadi bagian dari kategori penderita ini, membuat si anak mengalami keterlambatan dalam memahami pelajarannya. Di era milenial sekarang dunia, media digital komunikasi telah mengadopsi perangkatnya untuk mereka yang menderita Scotopic Sensitivy Syndrome, dengan menambahkan mode malam pada beberapa sosial media.




Untuk mengenali penyakit ini sedini mungkin, harus dikenali ciri atau tanda - tandanya, ciri bagi mereka yang menderita Scotopic Sensitivy Syndrome, sebagai berikut ini;


  1. Melihat objek cetak hurup dan gambar berbeda


  2. Melihat objek di sekitar berbeda


  3. Sering sakit kepala


  4. Pemahaman yang buruk


  5. Mudah lelah


  6. Sulit mengikuti pelajaran matematika


  7. Ketegangan pada mata


  8. Lemah dalam persepsi


  9. Kepercayaan diri yang rendah


  10. Kemampuan berolahraga kurang


  11. Tingkat motivasi yang rendah


  12. Sulit membaca hurup balok musik

Jika Anak Anda mengalami tanda di atas, segera ditangani oleh dokter ahlinya. Selama ini belum ada khabar ada masalah seperti ini dan penanganannya. Bisa jadi, salah satu penyebab prestasinya buruk anak di Sekolah karena si anak menderita penyakit ini. Penyakit ini adalah masalah kemampuan otot motorik pada lensa retina yang membutuhkan alat bantu untuk melihat satu objek dan tidak dapat disembuhkan.


Tidak ada makanan khusus untuk penderita sakit ini. Mereka hanya membutuhkan alat bantu pada matanya untuk melihat objek di sekitarnya. bahkan dikhabarkan ada seorang anak setiap membaca selalu terdengar suaranya yang mendesis, kemudian mendapat penangana yang benar, si anak tidak lagi mendesis setiap membaca setelah menggunakan kacamata berlensa biru. Akhirnya ia pun dapat mengikuti pelajarannya dengan baik.


Penderita Scotopic Sensitivy Syndrome ini harus menjadi perhatian pemerintah, sepertihalnya mereka sedang menggalakkan penanganan virus rubella, yang mana penyakit ini tidak ada di Indonesia. Hal yang sama mungkin penyakit Scotopic Sensitivy Syndrome tidak pernah ditemukan di Indonesia, tapi tidak pernah ada informasi hal seperti ini menjadi perhatian serius.


Keterlibatan pihak Sekolah juga sangat membantu untuk mendeteksi dan mencegah penyakit ini. Karena guru dapat mengenali daya serap setiap siswanya dalam memahami pelajaran, jika menemukan siswa yang mengalami keterlambatan dalam mengikuti mata pelajaran, tidak memvonis langsung bahwa anak tersebut tidak cerdas atau tidak pintar. Bisa jadi slaah satunya karena penyakit ini.




Provider sosial media telah mengadopsi bagi mereka yang memiliki kebutuhan khusus seperti ini, dengan menambahkan mode visual gelap kebiruan, atau mode malam. Jadi mode visual malam pada sosial media, seperti youtube, twitter, mozilla, chrome dan lain - lain bukan sekedar pelengkap aksesoris thema semata, tapi ini adalah alat bantu bagi yang menderita Scotopic Sensitivy Syndrome.


Demikian informasi tentang Scotopic Sensitivy Syndrome.


Semoga ada manfaatnya.

Sunday, September 9, 2018

Bekal Makan Anak DI Sekolah

Bekal Makan Anak DI Sekolah


Anak yang mulai sekolah di tingkat dasar, sebaiknya mereka dibawakan bekal untuk makan siangnya, kecuali Sekolah yang menjaga kantin sekolahnya di bawah pengawasan Kepala sekolah untuk jajanan yang dijualnya. Berbeda dengan Sekolah yang tidak menyediakan kantin, anak - anak akan ditawarkan dengan berbagai jajanan yang dijual oleh penjual yang berjualan di sekitar halaman luar atau pun dalam sekolah. Makanan yang dijual itu pastilah sehat namun belum tentu mengandung gizi yang cukup dan tepat bagi anak yang lagi dalam masa pertumbuhan, terutama perkembangan otaknya. Karena saat memasuki sekolah tingkat dasar, otak Anak akan lebih banyak terkuras energinya.




Untuk itu penting bagi mereka dibawakan bekal makan siang. Namun tak jarang, apa yang dibawa mereka sering lupa untuk memakannya, atau bisa saja si anak lebih tertarik jajanan yang ada di luar sana. Mengatasi masalah ini, sekarang ini Anda dapat mencoba berbagai resep dan cara menyajikan yang dapat membangkitkan selera makan anak di Sekolah. Dan itu dapat dapat Anda browsing., kemudian mencobanya.


Akan tetapi dari sekian banyak tips cara membawa bekal makan anak, di sana tidak memperhatikan cara mengemas dan menu yang benar - benar tepat bagi anak yang sedang belajar di sekolah, yang dapat menjaga cairan di otaknya yang terkuras untuk mengikuti belajar.


Memberikan bekal makan siang anak di Sekolah tidak harus banyak, sediakan porsi buat perutnya mengisi jajanan yang ia inginkan, Ini juga penting agar semangatnya belajar tetap terjaga. Bekal makan siang yang sering dijumpai berupa lauk pauk kering dan sayuran dan buah, tampaknya ini sudah sempurna benar untuk makanan yang dijamin kandungan gizi yang diperlukan anak. Tapi kandungan gizi tersebut hanya untuk pertumbuhan badannya saja, tidak untuk kebutuhan cairan di otaknya.


Untuk makanan yang dapat menunjang gizi dan cairan pada otak anak adalah dengan memberikan sayuran bening, tanpa menambahkan mono sodium glutamat, cukup menambahkan garam dan bumbu lainnya. Air sayur dalam sayuran ini dapat menjaga cairan pada otak anak, sehingga anak tetap fresh mengikuti pelajaran berikutnya dan si anak tidak lekas mengantuk.


Sayuran bening yang diberikan pada saat makan siang dalam bekal anak di Sekolah, ini juga untuk menjaga kesegaran nasi dan lauk pauk lainnya yang sudah dingin dalam kotak bekalnya. Dalam persiapan saat memasukan bekal makanan pun ini tak kalah pentingnya. Ketika memasukan nasi ke dalam kotak bekal, jangan ditutup sebelum dipastikan suhu Nasi sudah sama dengan suhu ruangan. Sebab nasi yang panas saat ditutup akan terjadi penguapan dengan suhu yang terus turun yang menyebabkan kandungan gizi pada nasi berkurang. Disakarida dalam nasi telah ngurai oleh penguapan.


Hal yang sama juga dengan perlakukan pada lauk pauknya, saat ditutup bekalnya ketika suhu lauk pauk sudah sama dengan suhu ruangan. Berbeda dengan sayur beningnya, ini harus ditutup dalam kemasan plastik saat sayuran masih panas. Ini agar kesegaran sayur yang mulai dingin saat dimakan siang hari tetap terjaga.




Dengan menu dan cara mengemas bekal makanan di atas, diharapkan selain kesehatan anak tetap prima juga dapat menjaga kecerdasannya, karena otak manusia itu seperti mesin dapat kekurangan cairan yang menyebabkan berkurangnya konsentrasi dalam belajar. Persoalan lain yang harus di jaga ada jangan sampai hidungnya meler. untuk mengatasi hidung meler saat belajar ini, dapat dibaca di sini.


Demikian tips dalam menyiapkan bekal makan anak di Sekolah.


Semoga ada manfaatnya.

Sunday, August 12, 2018

Menyiapkan Anak Di Tahun Pertamanya

Menyiapkan Anak Di Tahun Pertamanya

Menyiapkan anak di tahun pertamanya, tentu saja semua perangkat kebutuhan sekolah, mulai dari seragam, tas, buku dan lain - lain. Di sini yang akan di bahas adalah di tahun pertama dari di hari pertama sampai satu semester.




Pendampingan dan komunikasi yang intens menjadi hal yang utama. Bersyukur pemerintah secara nasional meliburkan bagi orang tua yang harus mendampingi anaknya sekolah di hari pertamanya. Jadi ini saja sudah sangat membantu bagi proses transisi dalam perubahan kebiasaan sehari - hari anak serta mental dan perkembangan kejiwaannya.


Bagi Ibu Rumah Tangga, mereka secara naluriah pasti akan selalu mendampingi anak terus menerus hingga satu tahun anak bersekolah. Namun bagaimana bagi Ibu yang tidak bisa mendampingi anaknya ke sekolah karena bekerja?


Anak - anak sebetulnya paling mudah beradaptasi terhadap lingkungannya yang baru. Jadi seperti mereka bermain yang tidak perlu pendampingan, mereka dapat berpetualangan dengan lingkungannya. Akan tetapi dunia bermain dengan dunia sekolah sangatlah berbeda. Dunia sekolah mereka sedang dilatih softskill-nya.


Softskill disini, mulai mengolah otak kecilnya untuk memahami pelajaran pertamanya, bukan saja belajar keterampilan menulis dan membaca, tapi juga mengasah imajinasinya dalam berhitung. Anak yang komunikatif di sekolah cenderung cepat menangkap apa yang disampaikan gurunya.


Tentunya dalam hal ini, peran orang tua membentuk anak belajar berkomunikasi. Anak biasanya lebih komunikatif dengan ibunya dalam hal masalah dan kesulitannya. Maka bagi orang tua yang memiliki keterbatasan waktu mendampingi anaknya bersekolah.


  1. Setiap pulang bekerja, berkomunikasi dengan anak tentang pengalamannya hari itu.


  2. Meminta izin anaknya untuk melihat pelajarannya hari itu.


  3. Biarkan si anak bercerita, tentang pelajaran dibukunya dan jangan mengoreksi tulisannya dan ucapannya.


  4. Tidak menanyakan kepada pembantu di depan anak tentang pelajarannya, jika si anak ke sekolah di antar jemput oleh pembantu.


  5. Tidak menggurui, jika anak bertanya tentang pelajarannya yang tidak ia pahami, tidak perlu memberi jawaban, cukup ajari dengan baik, apa yang ia tidak pahami, ditanyakan ke gurunya, lalu sampaikan ke anak, bahwa kita juga besok menunggu jawaban itu dengan penasaran.


Kebiasaan itu harus terus dilatih, agar si anak tidak malu lagi bertanya kepada guru di depan kelas, tujuannya untuk melatih rangsangan otak kecil yang konstruktif dengan otak besarnya. Maksudnya disini, selain membentuk kecerdasan anak juga sekaligus membentuk mentalitasnya.




Jika kebiasaan ini dibangun, sang anak akan berani menceritakan berbagai hal kepada orang tua selama ia di sekolah, sehingga dengan begitu, kita tidak pernah terlewatkan dari beban sebagai orang tua yang wajib memberi pengawasan bagi pendidikan, kesehatan dan perkembangannya.


Demikian tips dalam pendampingan anak jarak jauh.


Semoga ada manfaatnya.

Saturday, June 2, 2018

Aktivitas Yang Baik Saat Puasa

Aktivitas Yang Baik Saat Puasa

Aktivitas apa yang baik saat puasa di bulan Ramadhan?


Bagi anak - anak maupun bagi orang dewasa, sama, selain melakukan aktivitas rutin, juga mengurangi aktivitas, pada jumlah dan durasinya. Biasanya pemerintah telah membuat aturan perubahan jam kerja dengan mengurangi jumlah jam kerja. Jadi jumlah jam kerja dikurangi, ini baik bagi yang melaksanakan puasa. Hal lainnya, tidak melakukan aktivitas yang dapat menstimulir ke arah batalnya puasa yang secara fisik dapat merusak kesehatan dalam jangka waktu yang lama.








Apa saja kegiatan yang dapat menstimulir ke arah batal puasa dan merusak kesehatan tubuh dalam jangka waktu yang lama;


  1. Fitness atau olahraga.

    Sekalipun melakukan fitnes kecil, ini kegiatan yang tidak baik pada saat puasa. Pandangan umum bahwa olahraga itu sehat, itu benar, namun tidak selalu dengan rajin olahraga itu dapat menyehatkan.

    Pada saat puasa di bulan Ranadhan, tubuh sedang melakukan perbaikan terhadap jaringan yang rusak, jadi seperti proses pemulihan, maka dalam proses itu tidak boleh banyak aktivitas termasuk aktivitas fitnes.


  2. Tidak membaca yang dapat menyita kerja otak.

    Ini selain merusak jaringan pada otak akibat kekurangan cairan karena membaca yang menguras otak, ini akan mengundang rasa haus.


  3. Tidak banyak main atau bepergian

    Buat anak dapat mengurangi waktu bermainnya, bagi orang tua mengurangi bepergian jauh yang dapat menguras energi.


Jika poin di atas dilakukan, maka proses perbaikan jaringan tubuh yang rusak berjalan dengan sempurna. Lalu aktivitas apa yang baik saat puasa di bulan Ramadhan?


Aktivitas yang baik di bulan ramadhan, terutama bagi anak yang sedang menjalani puasa, yaitu;


  1. Membangun keterampilan menjadi bakat

    Ini seperti kegiatan extra kulikuler bebas, jika anak menyukai bidang tertentu seperti bermain alat musik, melukis atau desain dan keterampilan lainnya.

    Di bulan Ramadhan, dapat dilakukan secara intens tanpa menguras energi hingga menjadi bakat. Apa itu bakat.

    "Bakat adalah hasil latihan intens yang membikin orang melihatnya terbelalak"


  2. Membaca alQuran menguasai tajwid-nya.

    Belajar menguasai tajwid dapat dilakukan sore hari menjelang berbuka. Sedangkan di malam belajar membaca alQuran.


  3. Sekarang dengan di era komunikasi digital, anak dapat diarahkan kegitan positif, dengan belajar membuat desain grafis, game, web dan program lainnya.

    Namun jika si anak kurang berminat, jangan di paksakan, tapi dapat diarahkan ke kegiatan off line, seperti kegiatan membuat origami dan lain - lain agar si anak tidak hanyut dengan permainan game, media sosial di smartphone.









Memang tidak mudah mengarahkan kegiatan ke arah kegiatan di atas, karena yang dihadapi adalah berbagai kegiatan yang sangat menyenangkan yang ditawarkan di smartphone. Di sini peran kasih sayang orang tua yang dibutuhkan, ketika akan mengarahkan ke kegiatan lain, orang tua pun harus ikut terlibat hingga tuntas sampai terlihat anak menyukai kegiatan tersebut.


Jika hanya mengarahkan saja namun tidak terlibat atau kalau pun terlibat tidak intens bahkan sekedarnya saja, jangan diharapkan akan menjadi sesuatu yang diharapkan orang tua pada si anak. Anak akan tetap menjadi objek dari smartphone bukan sebaliknya.


Demikian sedikit tips sederhana mengajari anak cara membangun aktivitas saat puasa di bulan Ramadhan.


Semoga ada manfaatnya.

Tuesday, May 29, 2018

Menu Sehat Berbuka Untuk Anak

Menu Sehat Berbuka Untuk Anak


Bila Sehat telah membahas sebelumnya, Cara Mengajari Anak Shaum dan Makanan Tambahan Sahur Buat Anak, sekarang akan berbagi cara membiasakan berbuka yang sehat. Karena tujuannya membiasakan maka yang paling tepat diajarkan kepada anak sejak dini sehingga menjadi kebiasaannya hingga kelak dewasa.




Saat berbuka shaum, adalah saat yang paling ditunggu bagi yang menjalankan ibadah shaum, apalagi ketika berbuka berkumpul bersama keluarga. Aneka makanan berbuka tersaji mengundang selera, anak - anak pun yang sedang belajar shaum, mereka akan dengan sigap menyantap semua makanan yang tersaji saat beduk dan adzan maghrib berkumandang.


Semua makanan umum dalam menu berbuka pasti sehat menyehatkan, dari ta'jil, sirop, aneka gorengan, buah - buahan termasuk kurma, jadi itu semua baik untuk anak - anak. Namun jika diajarkan oleh orang tua, si anak akan kekenyangan dengan menu berbuka. Jika ini terjadi, akan membuat malas untuk makan makanan pokok dan melakukan ibadah shalat maghrib yang waktunya sangat sempit.


Dalam berbuka shaum yang sehat untuk anak, orang tua dapat mengajarkan sebagai berikut


  1. Berikan teh manis hangat seteguk dan satu buah kurma

    Air teh manis segelas jangan dihabiskan, cukup seteguk. Tentunya mengajari hal semacam ini akan sulit apalagi terhidang aneka makanan dan minuman. Jika tidak ada kurma cukup dengan seteguk teh manis hangat. satu teguk air panas ini akan baik kontraksi lambung yang lama tidak terisi


  2. Tidak memberikan makanan ta'jil, sirop dan gorengan.

    Ta'jil mengandung santan tidak baik bagi lambung yang dalam keadaan kosong. Juga sirop, dalam sirop secara umum mengandung sitrat yang akan meningkatkan kadar asam yang sedang tinggi kadar asam lambung dalam keadaan kosong. Begitu dengan gorengan, minyak ini menyerap oksigen tinggi, kondisi metabolisme yang sedang kosong membutuhkan oksigen tinggi, jika diserap oleh minyak akan membuat anak kekurangan oksigen gejalanya, akan menyebabkan menguap atau mengantuk.


  3. Setelah itu ajak anak shalat maghrib berjamaah.


  4. Setelah shalat ajak anak makan makanan pokok, nasi dan lauknya.

    Makan pokok saat berbuka tidak harus banyak, sedikit saja cukup agar ada ruang untuk lambungnya untuk menyantap makanan berbuka lainnya

  5. Setelah itu anak boleh menyantap makanan berbuka lainnya, seperti ta'jil, sirop atau gorengan.





Dengan menu berbuka shaum di atas, akan membuat anak semakin tangguh menjalani ibadah shaum dengan ibadah lainnya, yakni shalat. Juga akan membuat kesehatannya semakin prima. Sebab dalam masa bershaum pada bulan Ramadhan, tubuh sedang melakukan perbaikan atau over houl dalam istilah mesin.


Jika hal ini terus dibiasakan pada anak, kelak dewasa akan membuat daya tubuhnya semakin kuat disamping itu ketaatan ibadahnya tidak akan diragukan lagi. Anak tidak akan mudah mengeluh menghadapi berbagai masalah, serta dapat meningkatkan daya ingatnya.


Sebagai tambahan, jika anak shaum setengah hari berikan metode menu yang sama seperti di atas, jika anak ingin melanjutkan shaum, jangan dilarang, biarkan saja mereka melatih diri.


Demikian sedikit tips sederhana mengajari anak cara berbuka shaum yang sehat.


Semoga ada manfaatnya.

Sunday, May 20, 2018

Makanan Tambahan Saat Sahur Buat Anak

Makanan Tambahan Saat Sahur Buat Anak

Makan sahur di hari pertama bulan Ramadhan semua orang pasti semangat bersantap, namun nanti, di hari - hari berikutnya, semangat untuk mulai berkurang. Berkurangnya semangat ini tidak selamanya dikarenakan berkurangnya kadar keimanan kita. Sebagian besarnya, karena sistim metabolisme dalam tubuh yang sedang berpuasa dan berbuka tIdak mengalami perbaikan oleh karena makanan yang berlebih yang dimakan saat berbuka hingga menjelang tidur. Yang seharusnya sistim metabolisme dalam tubuh mulai melakukan perbaikan dengan pyasa di bulan Ramadhan.




Berbuka dengan makanan dan minuman yang manis saat berbuka adalah berbuka yang disarankan oleh Rasulullah. Namun jika makan makanan yang manis terus menerus dari berbuka hingga menjelang tidur ini tidak baik bagi kesehatan. Makanan yang sering ditemukan yang berkadar tinggi, yaitu;


  1. Gula

    Gula menjadi idola di bulan Ramadhan, dari mulai sirop, kolak atau takjil, sayuran, lauk dan lain - lain


  2. Cuka

    Ini pada sambal - sambalan, termasuk sambal kacang, sayuran, saos dan lain -lain


Itulah yang masuk ke dalam tubuh, jika dikonsumsi dengan wajar tentu tidak akan menjadi masalah, karena gula dan cuka juga dibutuhkan oleh tubuh. Namun jika dikonsumsi berlebih, bukan hanya tidak baik bagi kesehatan, juga dalam mengganggu kelancaran menjalankan ibadah puasa. Contohnya tadi, semangat untuk bangun sahur berkurang, badan semakin lemas saat menjalankan ibadah shaum. Ini bukan gejala kekurangan gizi atau pun bukan karena kurang darah. Ini karena sistim tidak terjadi perbaikan oleh pola makan yang berlebih saat berbuka sampai sahur, sehingga metabolism tubuh tidak mampu menjaga suhu dalam tubuh akibat kekurangan cairan dan energi.


Jika Anda ingin stabil semangat Anda dalam menjalankan puasa dari awal hibgga akhir, dari hari pertama sampai dengan hari akhir bulan Ramadhan. Setiap sahur sediakan Mentimun Rebus Dingin. Mentimun ini di makan setelah habis makan dan minum saat sahur. Tidak dimakan berbarengan saat bersantap sahur. Dan dimakan dalam keadaan dingin, jadi setelah direbus biarkan mentimun dengan air rebusan. Jangan diberi garam, karena akan mengurangi fungsi kalium dalam mentimun. Juga tidak diberi lada atau bumbu apapun.


Mentimun ini selain memiliki kandungan air yang tinggi, buah ini juga memiliki kandungan asam pantetonat yang berfungsi menghambat pertumbuhan bakteri, sebagai anti toksin dalam tubuh, juga sebagai anti radikal bebas pada paru - paru. Satu lagi kandungan yang penting dalam buah mentimun adalah kandungan Kalium yang sangat tinggi, itu baik untuk mencegah serangan jantung, mengurangi gejala asma. Mentimun rebus dalam keadaan dingin akan lebih cepat bereaksi dalam tubuh terutama kandungan kaliumnya.


Dengan mengkonsumsi mentimun dingin setiap sehabis makan dan minum sahur, selain melancarkan puasa karena semangat terjaga juga stamina tubuh tidak turun drastis saat beraktivitas dalam kondisi puasa. Dengan makan mentimun rebus maka, makan makanan yang manis - manis dan bercuka tidak akan bermasalah lagi pada semangat dan stamina selama puasa. Bagi Anda yang menderita diabetes tidak disarankan untuk makan yang manis - manis saat berbuka kecuali telah disarankan oleh dokter.




Efek samping dengan mengkonsumsi mentimun rebus dingin, tidak membuat kulit pecah - pecah, sebaliknya membuat kulit menjadi tetap terlihat segar. Tidak dahaga selama berpuasa, juga makan saat setelah berbuka dan sahur menjadi tetap semangat. Buah mentimun ini selain murah juga mudah ditemukan di pasar - pasar. Tapi khasiatnya luar biasa.


Buah mentimun rebus dingin ini juga baik bagi Anak - anak. Mereka dapat diberikan mentimun rebus dingin setiap setelah makan dan sahur. Bahkan akan menguatkan daya ingat, jika mereka sedang menjalani ulangan di Sekolahnya. Untuk menyiapkan mentimun rebus ini; di rebus pada saat maghrib atau isya', setelah di rebus simpan di suhu ruangan, tidak disimpan di dalam kulkas. Kemudian disantap saat sahur.


Demikian makanan tambahan yang dapat disediakan saat bersantap sahur.


Semoga bermanfaat.