Monday, December 21, 2020

Belum Bisa Disimpulkan Vaksin Covid-19 Terbaik

Belum Bisa Disimpulkan Vaksin Covid-19 Terbaik

Belum Bisa Disimpulkan Vaksin Covid-19 Terbaik











Vaksin Anti-virus Corona yang sedang diproduksi beberapa perusahaan dan negara belum bisa disimpulkan mana yang terbaik walaupun sudah diuji klinis. Bahkan bukan hanya terlalu dini menyimpulkan itu, juga sangat memperlihatkan kekurangan ilmu pengetahuan dan informasi perihal virus itu sendiri.




Vaksin covid-19 seperti akan senjata pamungkas untuk meredam penyebar virus. Dimana ini dimulai dari statement Anthony Faucy yang menyebutkan virus tidak dapat dihentikan jika vaksin belum ditemukan.


Setelah hampir 8 bulan vaksin sudah siap diproduksi dan disebar untuk vaksinasi. Beredarnya sejumlah merek vaksin membuat banyak pilihan dan mulai kemudian menimbang - nimbang mana yang terbaik.


Yang harus diingat adalah sebelumnya belum ada kasus pandemic virus dan orang divaksin anti-virus corona-, juga baru kali ini diproduksi vaksin. Secara data belum ada data pasti vaksin mana yang terbaik dan apakah vaksin itu benar - benar dapat menghentikan kasus dan apakah yang divaksin benar - benar tidak akan tertular.


Karena sejauh ini baru hanya uji klinis, belum pernah diuji coba kepada orang yang divaksin dimasukkan kedalam ruangan yang berisi orang - orang yang terkena virus corona kronis.


Hal lain yang harus diketahui dengan virus, virus ini tidak akan bisa dimusnahkan kecuali diminimalisir dampak yang merusak kehidupan.


Kaitkan dengan influenza, hanya ada obat yang mampu meredakan flu, tapi tidak dapat menghentikan penyebaran flu dalam arti sekalipun sembuh suatu saat dapat terserang flu lagi yang diawali oleh masalah internal (tubuh) dan external ( suhu dan cuaca ).


Kembali ke persoalan, vaksin mana yang terbaik untuk memberikan kekebalan tubuh manusia?


Jawabannya tidak bisa dan belum bisa disimpulkan sekarang.


yang jelas virus corona yang sekarang itu sama dengan virus corona tahun 2010. virus ini tidak berbahaya pada anak - anak. Namun rentan terhadap oranv tua dan lanjut usia.




Kepersoalan virus corona yang terus bertambah penyebaran ini tidak lepas dari relugasi yang berubah - ubah membuat kepercayaan masyarakat pun menurun. Dimulai dengan PSBB, kemudian new normal, semuanya secara tidak sadar bukan berpatokan dalam rangka untuk membendung penyebaran virus akan tetapi didasari oleh ketakutan - ketakutan, sekalipun dari permukasannya mau menhentikan penyebaran.



Setelah rapid tes, tes usap, kini muncul lagi rapid tes antigen, mulai akan diwajibkan.


Ini seperti ingin masuk ke lubang yang sama.


Coba tengok, kenapa mereka yang gencar berusaha memghimbau , memerintah bahkan memberikan sanksi denda justru kemudian hari positif corona.


Harusnya ini disadari ada yang salah dari rules yang ditetapkan selama ini


Atau memang 10 tahun kemudian baru malu menyadari apa yang sudah diberlakukan itu dulu salah ?


Untuk vaksin anti-virus corona, sekarang ini bisa menggunakan merek apa saja. Jika memilih pfizer dan moderna tentu yang senang bill gates- faucy- tedros-soros dan ratu inggris. Jika pilih Sputnik V, Putin yang senang. Itu saja.













⚠ Peringatan Covid-19





























Update kasus virus corona ditiap negara