Saturday, April 11, 2020

Social Distancing - Stay At Home Bukanlah Jalan Memerangi Covid-19

Social Distancing - Stay At Home Bukanlah Jalan Memerangi Covid-19


Keganasan virus telah membuat krisis gobal. Bukan hanya krisis ekonomi tapi juga menunju krisis populasi. Penerapan pembatasan, penguncian, stay at home tidak mengurangi percepatan jumlah orang yang terinfeksi virus corona.




Hari ini sudah mencapai 1,687,857 kasus 102,198 meninggal dan 375,221 pulih. Kematian di Inggris dan Prancis melonjak oleh 980 dan 987, Italia 18.800 meninggal, AS 1000 per 24 jam kematian. Diam berarti meningkatkan resiko paparan virus corona. Hal yang harus dilakukan adalah, melawan.


Negara di Eropa mulai menyadari ini, selama vaksin belum bisa ditemukan, maka kerjasama setiap orang, setiap kelompok, setiap negara bekerja bersama - sama memerangi virus corona menjadi kunci. WHO, mulai menyadari hal ini. Pembatasan memberikan resiko percepatan kematian.


Jerman telah mengirimkan angkatan udara untuk membawa pasien Italia ke rumah sakit Jerman untuk perawatan. Rumah sakit Jerman telah merawat sekitar 50 pasien virus corona Italia, menteri luar negeri Jerman, Heiko Maas, mengatakan pekan lalu. "Kami mendukung teman-teman Italia kami. Kami hanya bisa mengelola ini bersama," katanya.


Cina sekarang memproduksi 116 juta masker sehari - 12 kali lipat dari pasokan sebelumnya. Miliarder China Jack Ma menyumbangkan masker wajah pelindung ke Eropa dan Amerika Serikat. Pengiriman pertama, yang berisi sumbangan 1 juta topeng dan 500.000 alat uji virus korona telah tiba di AS. Pemerintah Cina telah menawarkan untuk mengekspor peralatan pelindung dan dukungan staf medis ke Italia dan negara lain.


Itulah yang harus dilakukan semestinya. Sekarang puluhan juta orang kehilangan pekerjaan, ini akan mengancam instabilitas keamanan. Sehingga mereka harus kembali bekerja, bekerja menggunakan APD, masker dan kacamata.


Kesadaran untuk siap diperiksa kesehatan juga menjadi penting. Karena akan cepat bisa ditangani dan dapat mengurangi penyebaran virus.




Sekarang satu cara melawan virus, memproduksi APD, menggunakan APD termasuk kaca mata, mematikan AC dalam ruangan. Dari percepatan jumlah kasus ada harapan dari indek kasus yang pulih. Jadi melawan adalah cara terbaik dibanding isolasi hingga vaksin segera ditemukan.


Saling curiga bukan waktunya lagi, bahu - membahu saling menolong, membantu adalah imunisasi sementara sekarang melawan virus. Jadi stop pembatasan dan kembali beraktivitas dengan menggunakan perlengkapan perlindungan diri.


















⚠ Peringatan Covid-19





























Update kasus virus corona ditiap negara